- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Napi Depok Simpan 14 Paket Sabu

  • Bagikan
Ilustrasi

Inilahdepok.id – Upaya penyelundupan narkotika ke dalam rumah tahanan di Depok kembali digagalkan. Kali ini modusnya adalah diselipkan dialas kaki. Pelaku yang tertangkap adalah dua orang narapidana. Mereka adalah Ag (23) dan Rz (44) yang merupakan napi kasus narkoba dan pencurian.

Dua napi itu diamankan petugas sipir rutan ketika diketahui menyimpan 14 paket sabu dalam sepasang sandal baru yang dibawa pengunjung, Senin (4/12). Ketika jam besuk, kondisi rutan agak padat sehingga barang haram tersebut sempat lolos dari pemeriksaan awal petugas rutan.

Kedua napi itu pun langsung disterilkan. Mereka digeledah dan didapat belasan paket sabut tersebut. “Kami mencurigai adanya sandal yang ada pada salah seorang warga binaan kami. Sandal itu terlihat masih baru. Kami pun melakukan pemeriksaan dan ternyata di dalam sol sandal tersebut terdapat 14 paket sabu,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Depok, Sohibul Rahman, Senin (4/12/2017).

Cara ini kata dia adalah modus lama. Namun petugas melihat ada yang mencurigakan dari gelagat mereka sehingga dilakukan pemeriksaan. “Mereka memanfaatkan jumlah pengunjung yang membludak, sementara petugas kami jumlahnya terbatas. Namun demikian, kami tidak mau terkecoh,” tukasnya.

Terungkapnya penyimpanan sabu dalam sandal ini bermula dari kedatangan seseorang berinisial Gr yang mengunjungi Rz. Awalnya petugas tidak curiga dengan pengunjung tersebut. Namun setelah diamati, Gr sempat bertukar sandal dengan Ag, teman sekamar Rz. saat jam berkunjung habis dan para pengunjung sudah meninggalkan rutan, petugas merasa curiga dengan penukaran sandal. Petugas pun melakukan pemeriksaan di ruang komandan jaga yang berada di gerbang sel. Dari pemeriksaan kedua inilah petugas mendapati 14 paket sabu di dalam soal sandal yang dikenakan Ag. “Kami langsung berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polres Depok. Pemeriksaan urine pun dilakukan polisi terhadap kedua tersangka dan hasilnya positif,” tukasnya.

Ag merupakan narapidana dalam perkara narkoba dengan vonis 5 tahun 6 bulan. Sedangkan Dr merupakan narapidana dalam perkara pencurian dengan vonis 3 tahun.

Penangkapan petugas Rutan Cilodong terhadap para napi yang menyimpan narkoba, bukan kali ini terjadi. Pada Februari 2017, petugas Rutan Cilodong mengamankan Ulfa Ramadhan alias ulat (25) yang kedapatan menyimpan 0,32 gram sabu di dalam kamar tahanannya. Di bulan Juni lalu, petugas Rutan Cilodong mengamankan Deni Suryaginata (25), Muhammad Alif (24) dan Riyadi (26) yang kedapatan menyimpan 12 paket sabu di dalam selnya. Sebelumnya, pada Agustus lalu, seorang napi bernama Robiansyah (27), diamankan karena menyimpan 0,5 gram sabu di dalam selnya

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *