- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Tiga Kecamatan Rawan Lonsor Warga Diminta Waspada

  • Bagikan
Ilustrasi

Inilahdepok.id- Musim hujan sekarang ini, Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok meminta waspada bencana kepada warga.

Terutama bencana longsor yang kerap terjadi di 35 titik rawan lonsor di wilayah Depok sesuai data PUPR 2017.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Manto Jorghi mengatakan, yang perlu diwaspadai rawan lonsor musim hujan ini wilayah tiga kecamatan, antara
lain, Kecamatan itu adalah Cilodong, Cipayung dan Cimanggis.

”Karena kontur tanah di sejumlah titik di wilayah itu labil dan bergerak,” kata Manto.

Intensitas hujan sekarang ini, kata dia, beberapa titik yang menjadi perhatian PUPR karena berpotensi longsor hingga menyebabkan banjir.
Titik itu berada di saluran Kali Cabang Barat Pancoran Mas, sepadan Sungai Ciliwung di Kecamatan Cipayung, outlet Situ Pancoranmas,
wilayah Kelurahan Pondok Jaya Cipayung serta wilayah Perumahan PGRI
Cilodong.

“ Dari data PUPR katanya ada35 titik rawan longsor yang harus diwaspadai,” kata dia.

Dari 35 titik ini, sebut dia, Kecamatan Pancoranmas, Kali Cabang Barat, Pondok Jaya Kecamatan Cipayung, Jalan Citayam Kecamatan Cipayung, Kali Laya Taman Duta Kecamatan Cimanggis, Perum Pondok Sukmajaya Kecamatan Sukmajaya, Kali Jantung Villa Pertiwi Kecamatan Cilodong, Puri Anggrek Rangkepan Jaya Kecamatan Pancoran Mas, Perumahan Mekar Perdana Kelurahan Mekarjaya, Rawageni Kelurahan Ratujaya, Griya Cinere Kecamatan Cinere.

“ Kami minta warga mengambil langkah antisipasi dari dampak longsor. Kami melakukan pengecekan rutin ke titik rawan longsor tersebut,”
kata dia.

Tidak hanya itu, pihaknya pun melakukan beberapa upaya untuk mencegah terjadinya bencana longsor. Dengan pemasangan bronjong, serta bambu dan karung berisi pasir di sejumlah titik yang rawan
longsor.

“Kami turunkan, satgas setiap harinya ke lapangan. Mereka bertugas mengangkut sampah, serta perbaikan drainase untuk mencegah terjadinya
bencana,” kata Manto.

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kota Dopok Citra mengatakan, telah membentuk satuan penanggulangan banjir sebanyak 120 anggota. ditempatkan beberapa titik rawan banjir dan longsor di 11 kecamatan.

“Dibentuknya satgas ini sebagai bentuk antisipasi terhadap bencana,” ujar Citra.

Ia berharap, kepada warga kota Depok untuk mewaspadai cuaca ekstrim
seperti hujan lebat dan angin kencang yang dapat terjadi pada saat
musim peralihan. Selain itu, jagalah kebersihan lingkungan, dengan
membuang sampah pada tempatnya. (ctr/id)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *