KPU Jabar: Anggaran Pilgub Jabar Rp 1,164 Trilyun Sudah Tepat

KPU Jabar: Anggaran Pilgub Jabar Rp 1,164 Trilyun Sudah Tepat

Inilahdepok.id–Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Dr H. Yayat Hidayat mengungkapkan bahwa anggaran Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 sebesar Rp 1,164 Trilyun sudah tepat.

Menurutnya, anggaran tersebut diperuntukkan dari rangkaian tahapan Pilgub dari sosialisasi, pengadaan, sampai dengan pelaksanaan.

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan bahwa jumlah tersebut rencananya untuk enam calon pasangan calon Gubernur Jabar.

“Anggaran itu sudah tepat sesuai kebutuhan. Cuma memang, alokasinya lebih banyak tersedot untuk pasangan calon dari jalur independen. Sebab, ada verifikasi data,”ujarnya dalam acara Peluncuran Padepokan Pintar Pemilu (Papinlu), Kantor KPU Depok, Jalan Kartini, Jumat (11/8).

Pihaknya berkomiten untuk melaksanakan Pilkada 2018 di Jabar dengan baik. Salah satu harapannya adalah akan menghasilkan pemimpin yang bisa melakukan pembangunan berkelanjutan di Jabar.

Sebagaimana diketahui, Provinsi Jawa Barat akan menggelar 17 pilkada. Dengan perincian : ada 1 pemilihan gubernur dan wakilnya, 10 pemilihan bupati dan wakilnya, serta 6 pemilihan wali kota dan wakilnya.

Sepuluh Kabupaten yang menggelar pilkada adalah Bandung Barat, Bogor, Purwakarta, Subang, Sumedang, Majalengka, Cirebon, Kuningan, Ciamis, dan Garut.

Sedangkan pemilihan wali kota dan wakilnya digelar di Kota Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Cirebon, dan Sukabumi.

“Kalau anggaran khusus Kota Depok saya lupa berapa angkanya. Cuma, untuk anggaran Pilgub Jabar Kota Bogor paling besar dibandingkan Kota dan Kabupaten yang lain,”paparnya.

Ketua KPU Kota Depok Titi Nurhayati mengungkapkan bahwa dalam Pilgub Jabar Kota belimbing mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp  28-30  Milyar.

Ia menilai bahwa nominal tersebut juga sangat tepat.

Dia menambahkan, untuk jumlah TPS sebanyak  3235 atau  sama dengan Pilkada yang lalu.

“Anggaran itu cukup untuk semua tahapan, mulai dari sosialisasi, PPK, PPS, logistik, penghitunga dst. Tentunya, di Pilgub nanti hanya satu putaran sengan pemenang suara terbanyak,”jelasnya. (vip/id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *