Nuroji : Pemkot Depok Harus Serius Soal Wisata

Pemandangan studio alam TTVRI kota depok

Inilahdepok.id- Anggota DPR RI Dapil Depok- Bekasi, Nuroji, mengajak Pemerintah Kota Depok untuk mengali pendapatan daerah dari sektor bidang pariwisata.

Melihat kondisi kota ini, kata dia, banyak objek wisata yang bisa dikembangkan dijadikan destinasi wisata. Artinya, kota ini memiliki potensi lokasi wisata yang patut di kunjungi, antara lain Rumah Keramik, Kampung Budaya, dan lokasi wisata lainnya.

Bacaan Lainnya

“Jika lokasi wisata itu di kelola dengan baik maka bisa dijadikan destinasi wisata di Depok. Saat ini Depok masih jarang ada lokasi wisata,” ungkap Nuroji.

Ia pesimis Kota Sejuta Maulid ini akan maju dan dapat menghasilkan pendapatan dari wisata. Tapi, pemimpinya harus benar-benar untuk mengembangkan wisata lokal. Caranya, kata dia mengajukan anggaran ke Pemerintah Pusat.

“Percuma dan sama saja jalan ditempat bila Walikota maupun Wakil Walikota Depok tidak pro aktif dalam memberikan terobosan, pemaparan dan lainnya,” kata anggota Komisi X DPR yang membidangi Pariwisata itu.

Lanjut Politikus Partai Gerindra itu, mengatakan, bila hanya menunggu dan tidak ada inisiatif maupun keberanian mengajukan usulan anggaran serta memaparkan program kepariwisataan.

Kata dia, percuma saja memiliki puluhan situ atau resapan air yang menjadi salah satu dominasi kepariwisataan di Kota Depok.

Apa lagi di kota ini ada tempat wisata yang banyak warga Depok yang belum mengetahui, seperti Tiang Telepon zaman Belanda, rumah kuno Pondok Cina, Jembatan Panus, Gereja Tertua di Depok, Gong Bolong dan lainnya.

Ini kalau dimanfaatkan betul akan menjadi daya tarik wisata lokal dan luar, artinya Depok ini kota yang memiliki sejarah luar biasa.

“Percuma banyak rencana, jika tidak sungguh-sungguh,”ucap dia.

Ditambahkan, keberadaan 23 dari 26 situ di Kota Depok merupakan aset berharga bagi daerah ini untuk menambah pemasukan asli daerah (PAD) jika dikelola dan ditata dengan baik.

“Tidak perlu takut bermasalah bila memang anggaran itu dipergunakan untuk yang jelas di lapangan,” tuturnya.

Sebelumnya, Perda inisiatif dari Komisi B tentang Pengelolaan Pariwisata Alam sudah disahkan dalam pembahasan sidang paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Rabu (28/12).

Tujuan Perda itu, kata Anggota Komisi B DPRD Kota Depok, Yuni Indriani, Perda ini untuk menjadikan panduan bagi Pemkot Depok dalam hal perencaan pengelolaan perizinan pariwisata alam.

Bahkan, kata dia tidak hanya itu saja perda itu untuk menjaga kelestarian alam di Kota Depok.

Ada pun isi dari perda inisiatif Komisi B yaitu, pengelolaan potensi pariwisata alam meliputi, perencanan pariwisata alam pembangunan pariwisata alam dan penyelenggaraan pariwisata alam.

“Kami sudah tenang, tunggu konsultasi ke Provisi Jabar,” katanya.(ctr/id)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *