LDII Tolak Paham Radikal dan Terorisme 

Wakil Ketua DPD LDII Kota Depok, Imam Turidi

Inilahdepok.id- Wakil Ketua DPD LDII Kota Depok, Imam Turidi, menegaskan menolak keras paham radikalisme, aksi terorisme, dan narkoba. 

“Aksi tersebut sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Islam mengajarkan kebaikan. Islam adalah rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam. Jadi, paham yang mengedepankan kekerasan jelas bukan Islam,” ungkap Imam, kepada Inilahdepok.id, Rabu (2/8).

Bacaan Lainnya

Ia menyampaikan, penolakan terhadap paham radikalisme dan teroris sejalan dengan apa yang telah disampaikan pengurus LDII pusat saat gelaran pertemuan ormas dengan Presiden Joko Widodo.

“Komitmen ini juga sudah disampaikan oleh Ketua Umum LDII Abdullah Syam kepada pemerintah. Jadi, komitmen ini dipegang teguh oleh seluruh pengurus LDII se-Indonesia,” kata dia.

Komitmen ini dibuktikan dengan pemasangan pengumuman penolakan ajaran radikal dan teroris di pondok-pondok pesantren yang dikelola LDII.

“Tidak ada anggota kami yang sampai ikut dalam gerakan radikal apapun. LDII sudah memberi pemahaman tentang 10 kriteria aliran sesat sehingga anggota sudah paham dan jelas,” tuturnya.

Saat bertemu Presiden, lanjutnya, LDII juga menyampaikan dukungan terkait revolusi mental.

LDII juga memiliki lima pilar yang ditulis dalam satu buku diserahkan pada Jokowi. Itu merupakan kontribusi LDII terhadap kebijakan pemerinta.

LDII juga melaporkan kegiatannya terkait revolusi mental, seperti peningkatan kualitas SDM dari mulai pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai mahasiswa. LDII juga punya lembaga formal dan informal.

Anggota LDII dibentuk menjadi insan yang secara pribadi memiliki kejujuran, memiliki sifat amanah, kerja keras.

“Kami menanamkan perilaku dan pola hidup hemat, sederhana, memiliki akhlaqul karimah, memiliki ilmu, keterampilan. Kemudian secara sosial dia bisa membentuk teamwork yang rukun, kompak, dan kerja sama yang baik,” katanya. (vip/id).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *