Soal SSA, Ini Keluhan Warga

Batasi Dua Jalur di Jalan Margonda Dishub Pasang Rambu-Rambu 

Inilahdepok.id – Sejak Pemerintah Kota Depok melakukan ujicoba sistem satu arah (SSA) di Jalan Dewi Sartika kemarin, arus lalu lintas di titik lain justru menjadi tersendat. Diantaranya di Jalan Nusantara salah satunya menjadi titik terparah kemacetan sejak SSA diberlakukan. Bahkan kemacetan mengular sampai fly over Arif Rahman Hakim. Pada Sabtu sore bahkan kemacetan terjadi hingga Jalan Margonda Raya mulai dari lampu merah Jalan Siliwangi-Margonda sampai lampu merah Jalan Arif Rahman Hakim.

Kemacetan di Jalan Dewi Sartika juga masih terjadi karena adanya perlintasan sebidang kereta api. Perlintasan ini ditutup setiap 15 menit sampai 20 menit sekali karena kereta api yang melintas. Ditambah lagi kendaraan yang keluar masuk Transmart juga sebagai penyumbang kemacetan.

Bacaan Lainnya

Salah satu pengendara mobil, Atmanegara mengatakan kemacetan terjadi pagi. Menurutnya, SSA justru makin memperparah situasi jalan. “Tadi dengar informasi pagi enggak macet, sekarang sampai mau siang macet. Belum lagi kereta lewat terus,” kata warga Depok Jaya yang hendak ke Simpangan Depok.

Nanang Sulistyanto mengaku mendukung program SSA ini. Dikatakan, kota lain sudah menerapkan Program SSA, sedangkan Depok baru uji coba. “Kota tetangga seperti Bogor, Bekasi punya jalan satu arah. Karena disini belum terbiasa saja mungkin jadi pada ngeluh,” katanya.

Masno, pengendara lainnya mengatakan dirinya datang dari arah Jalan Siliwangi menuju ke Sawangan tanpa diketahui tiba tiba saat mau belok ke arah Dewi Sartika diarahkan menuju jalur lain. “Akhirnya masuk ke Jalan Kartini dan muter arah ke Jalan Margonda kita engak tahu ada ujicoba satu arah,” katanya.

Ujicoba tahap awal dilakukan dua hari sampai Minggu (30/7). Tahap selanjutnya akan dilakukan ujicoba selama dua pekan. Secara teknis, SSA ini diharapkan mampu mengurai kemacetan di Jalan Dewi Sartika. Di ruas jalan itu juga terdapat pusat perbelanjaan baru yaitu TransMart Depok yang baru dibuka sebulan lalu.

Dengan SSA maka Jalan Dewi Sartika hanya bisa dilalui kendaraan dari arah Jalan Raya Sawangan yang hendak menuju pertigaan Jalan Raya Kartini-Margonda. Atau SSA diberlakukan dari barat ke timur. Pengendara dari Jalan Raya Kartini dan yang hendak mengarah ke Jalan Raya Sawangan akan dialihkan memutar di Jalan Arief Rahman Hakim (ARH) terus menuju Jalan Nusantara, Pancoran Mas.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Depok, Yusmanto mengatakan, akan dilakukan evaluasi dari SSA ini. Kemudian dilakukan upaya dimana akan dilakukan perbaikan secara teknis sehingga titik kemacetan di tempat lain juga terurai. “Tujuannya kan mengurangi kemacetan. Kita akan evaluasi tentunya,” katanya.

Dia membantah jika SSA diberlakukan karena dibukanya TransMart. Menurutnya, sebelum diberlakukan pihaknya sudah melakukan kajian terlebih dahulu dengan melibatkan konsultan swasta. “Ruas ini adalah karena merupakan titik kemacetan parah. Terlebih disana juga ada perlintasan resmi milik PT KAI. Ini untuk mengurangi macet yang mengekor karena adanya perlintasan,” paparnya.

Sementara itu pada uji coba tahap awal kemarin banyak pengendara yang masih bingung. Karena kendaraan dari Jalan Siliwangi dan Citayam harus melalui fly over Arih Rahman Hakim terlebih dahulu. Hal ini menyebabkan kondisi jalan padat dan sebagian pengendara kebingungan mencari jalan alternatif. “Masih ada beberapa pengendara yang mau masuk ke Jalan Dewi Sartika maupun Jalan Nusantara sekarang sudah satu arah. Untuk mencari jalan alternatif lain masih bingung,” kata Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo.

Bahkan dalam ujicoba pihaknya menurunkan 60 personil dan dari Dinas Perhubungan. Petugas berjaga di setiap titik simpul maupun persimpangan keluar mobil untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Pengendara diimbau pengendara dapat melewati jalur alternatif lain. “Jika dari arah Sawangan pengendara bisa melewati Jalan Tanah Baru masuk simpang Jemblongan arah Stadion Merpati tembus Jalan Nusantara. Lalu jika dari arah Citayam pengendara dapat melewati Jalan Margonda depan terminal Depok ambil kiri pertigaan Lamanda lewat Fly Over Arif Rahman Hakim bisa tembun Jalan Nusantara,” ungkapnya.

Pengendara yang datang dari Jalan Dewi Sartika yang hendak berputar ke Beji, dapat juga melalui jalur sejajar rel tembus Arif Rahman Hakim. Untuk jalur sejajar rel ini satu arah. “Melihat dari analisa sementara situasi volume kendaraan tidak terlalu padat setelah dilakukan SSA ini,” tukasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Gandara Budiana menambahkan penerapan SSA yang tengah di uji cobakan ini akan berlangsung selama dua minggu kedepan. Pihaknya telah memasang rambu di ruas jalan tersebut. “Kita juga menurunkan 160 personil anggota dishub untuk mengatur di titik simpul maupun simpang keluar mobil supaya tidak terjadi kesendatan kendaraan. Diharapkan selama masa uji coba dapat berjalan baik dan lancar serta kedepan dapat diteruskan lagi SSA ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Pradi Supriatna menilai masih banyak masyarakat yang belum paham terkait adanya ujicoba SSA. Padahal pihaknya sudah melakukan sosialisasi sejak awal pekan. “Namun demikian kami akan terus berusaha terus mengatasi kemacetan lalu lintas di jalan tersebut,” katanya.

Menurutnya, sistem rekayasa lalu lintas ini adalah bagian dari upaya Pemkot Depok bersama dinas terkait untuk mengurai kemacetan yang ada di kawasan tersebut sambil menunggu program selanjutnya dari Pemerintah Pusat terkait pelebaran jalur dan underpas Jalan Dewi Sartika. “Memang masih ada keterbatasan seiring dengan banyaknya jumlah kendaraan. Tapi kita harus berani mencoba (SSA) agar segera bisa dilakukan evaluasi,” pungkasnya.(cz/id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *