Presiden RI Minta Stop Bullying

Inilahdepok.id-  Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk menghilangkan budaya dan tradisi perundungan atau bullying. 

“Memang harus dihilangkan, mem- _bully_ itu biasanya yang banyak terjadi dari senior ke juniornya. Hal-hal yang seperti ini biasanya dimulai dari waktu penerimaan (siswa),” ucap Presiden di Pekanbaru, Riau.

Masa orientasi siswa baru seharusnya diisi dengan menanamkan nilai-nilai positif senioritas tanpa kekerasan.

Selain itu, siswa baru juga harus dibekali pengenalan hal-hal yang memberikan respek kepada senioritas.

“Adiknya menghargai kakak kelasnya, kakak kelasnya mau menolong adiknya, membantu adiknya,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Bahkan Presiden pernah melihat masa orientasi siswa di suatu negara, di mana kakak kelasnya menggendong adik kelasnya masuk sekolah.

“Saya tanya apa artinya? Ya seniornya harus bantu adiknya, adiknya harus hormat ke seniornya, kakak kelasnya,” kata Presiden.

Oleh sebab itu, Presiden memerintahkan jajarannya untuk segera menghentikan budaya bullying.

Salah satunya adalah dengan mensosialisasikan budaya saling menghargai antara senior dan junior di seluruh sekolah yang ada di Tanah Air.

“Saya sampaikan kepada Menteri Pendidikan agar yang namanya _bullying_ itu tidak muncul dan (tidak) menjadi viral di media sosial. Kita harus stop itu (bullying),” tutupnya.(vip/id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *