Ini Kata Parpol dan Ormas Depok Soal Panwaslu

ilustrasi

Inilahdepok.id-  Enam nama calon Pantia Pengawasan Pemilu ( Panwaslu) Kota Depok siap melakukan tahapan selanjutnya. Yakni proses fit and proper test oleh Bawaslu Jawa Barat. 

Menangapi calon Panwaslu Kota Depok menuai komentar dan tanggapan dari berbagai Partai Politik (Parpol) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kota Sejuta Maulid ini.

Bacaan Lainnya

“Kami (DPD Partai Nasdem) berharap Panwaslu yang terpilih merupakan orang baik dan menjalankan tupoksi kedepanya,” kata Seketaris DPD Partai Nasdem Kota Depok, Sasmita, kepada Inilahdepok.id, Senin (24/7).

Terlebih kata dia, Panwaslu harus independen dan tidak ada ikatan kerjasama dengan parpol mana pun.

” Bila memang nanti sudah dijaring tiga nama, dalam Pemilu bila ada kecuranga di lapangan harus diberikan tindakan tegas,” kata dia menegaskan.

Hal serupa pun dikatakan Seketaris DPC PPP Kota Depok, Mamun Abdullah, jika terpilih tiga nama dari enam orang ini bisa menjalankan tugasnya sesuai tupoksi.

Bahkan,  Panwaslu memiliki taringnya sebagai pengawas pemilu nanti. Artinya, bila ada kecurangan dalam pelaksanaan atau selama pemilu harua menujukan bahwa Panwaslu itu bekerja yang propesional.

“Tapi kami (DPC PPP) meminta Panwaslu yang terpilih bukanlah orang titipan parpol atau lainya,” kata Mamun.

Terpisah, Ketua PC GP Ansor Kota Depok, Abdul Qodir,  mengatakan,  setelah dilakukan penentuan calon Panwaslu Depok harus segera bekerja. Sebab, tantangan ke depan penyelenggaraan pemilu lebih berat dengan perundang-undang yang baru.

Ditambah lagi, dengan proses waktu yang cukup singkat. Hal ini perlu memerlukan orang-orang yang sudah memahami penyelengaraan pemiluml.

“Jangan sampai Panwaslu ke depan, belum pernah terlibat dalam penyelenggaraan pemilu dalam  bidang pengawasan. Hal ini tentunya sebagai harpan masyarakat Depok agar pemilu ke depan lebih baik lgi dalam bidang pengawasan,” kata Qodir.

Seketaris PC GP Ansor, Reza Arif Rahman, pun mengomentari calon Panwaslu Depok. Bahkan ia berharap, komisioner yang terpilih memiliki loyalitas yang tinggi untuk mengawasi pemilu ke depan.

“Kami yakin keputusan Bawaslu Jabar dan timsel untuk memberikan peluang kepada enam orang itu sudah sesuai dengan harapan masyarakat.Kami yakin enam orang itu sudah menjawab ekspektasi masyarakat,” kata Reza. (ctr/id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *