Depok akan punya gedung sekolah baru

Ilustrasi

Inilahdepok.id – Dinas Pendidikan Kota Depok berencana  membangun sejumlah sekolah pada tahun 2017. Berdasarkan data yang diperoleh, tahun ini tercatat ada 19 SD Negeri yang akan dilakukan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)  dengan total sekitar Rp 16.091.000.000 atau Rp 16 milyar 91 juta rupiah.

Sedangkan untuk SMP terdapat tiga sekolah pembangunan Ruang Kelas Baru antara lain SMP 20, SMP 25 dan SMP 26 dengan nilai total sekitar Rp 39.715.547.200 atau Rp 39,7 miliar. “Untuk pelaksanaan pembangunan nya dilakukan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok. Tahap ini prosesnya masih lelang di BLP (Badan Layanan Pengadaan),” kata Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Depok Sariyo Sabani.

Ia memaparkan sekolah-sekolah yang akan dilakukan rehab antara lain SD Kalibaru 2 sebesar Rp  1 milyar 171.200 juta rupiah, SD Cilangkap 3 sebesar Rp 200 juta, kemudian pembangunan Ruang Kelas Baru SDN Serua1 sebesar Rp 800 juta, penyelesaian RKB SDN Bakti Jaya 1 sebesar Rp 295 juta, Rehab SDN Kalimulya 4 sebesar Rp 475 juta. Untuk SMP yang akan dilakukan pembangunan RKB (Ruang Kelas Baru) yaitu SMP 25 dan SMP 26. “Untuk SMP 25 dan 26 satu paket, sedangkan SMP 20 ada 12 lokal baru. Tahapan saat ini baru sampai di  konsultan, di tender kemudian di BLP.
Diharapkan bisa selesai Februari 2018,” jelasnya.

Dia merinci ada sekitar 11 SDN yang dilakukan rehab. Di antara nya SDN Harjamukti 1 ada  8 lokal nilai pengerjaan nya sekitar Rp  1.103.736.000,  SDN Mekarjaya 20 ada  3 lokal dengan biaya sekitar Rp 619.400.000, SD Utan jaya ada 2 lokal nilai pengerjaan sekitar Rp 483.368.000, SDN Pasir Putuh 2 ada 3 lokal dengan nilai sekitar Rp 693.553.000, SD Kalimulya 2 ada 4 lokal dengan nilai Rp 1.934.176.000, SDN Sukamaju 8 ada satu lokal sebesar Rp 514.559.854, SDN Bojongsari 2 ada  4 lokal sebesar Rp 897.959.964, SDN Pengasinan 3 ada tiga lokal sebesar Rp 693.551.999, SDN Mekarjaya 13 ada 4 lokal sekitar Rp 959.638.000, SDN Ratu Jaya 2 ada 3 lokal Rp 683.551.999, SDN Curug 3 ada  3 lokal Rp 683.552.000.

Tak hanya SD, beberapa bangunan SMP juga akan direhab antara lain SMP 11 ada 4 lokal dengan nilai Rp 721.200.000. SMP 12 ada 4 lokal dengan nilai Rp 721.200.000, dan SMP 18 ada 4 lokal yakni Rp  721.200.000. “Total pembangunan rehab dan RKB untuk tahun ini sekitar Rp  51.145.923.016. Itu naik 49 persen dibandingkan tahun 2016 lalu yang hanya berkisar Rp 29 miliar 296.791 juta. Untuk tahun ini nilai pengerjaan paling tinggi itu pembangunan SMP 25 dan 26 yang satu paket. Ada sekolah baru untuk SMP  makanya naiknya tinggi,” ucapnya.

Ia menambahkan dana tersebut menggunakan APBD 2017. Terkait misalkan ada sekolah yang mendadak roboh maka pendanaan masuknya ke Belanja Tidak Terduga. “Jika ada hal mendesak dan robohnya karena bencana maka harus disegerakan dan pembanguannya menggunakan dana BTT.  Kami juga sedang melakukan pendataan ke sekolah-sekolah yang ada di 11 Kecamatan dan mengecek langsung kesana. Supaya sekolah yang belum terdata bisa tersentuh juga,” tutupnya.(cz/id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *