Ribuan Napi Lapas Salemba “Diungsikan” Ke Tangerang

Ilustrasi

InilahDepok.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menjadikan Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Salemba, Jakarta Pusat, menjadi museum.

Sebagai gantinya, lapas serupa bakal dibangun di Tangerang, Banten.

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, Lapas Salemba sudah tidak layak karena over kapasitas. Menurut data Ditjen PAS, dari kapasitas 572 tahanan, saat ini Lapas Salemba dihuni 1.242 jiwa atau over kapasitas sekitar 117 persen.

“Jadi begini, tadi sudah kita sepakati, berkoordinasi dengan Kabupaten Tangerang untuk bikin ‎semacam open camp di sana, karena lapas di sini kan sudah over kapasitas terutama Salemba. Salemba nanti akan di sana. Tapi itu dengan medium sekuriti, jadi bukan yang tinggi,” kata Djarot usai menerima Sesditjen Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM wilayah DKI Jakarta di Balaikota, Jumat (21/7), dilansir Rmol Jabar (Jawa Pos Grup).

Djarot menjelaskan, pemindahan akan dilakukan secara bertahap. Open camp akan dibangun di atas lahan 30 hektare dari 100 hektare lahan yang tersedia.

Dikatakan Djarot, open camp tersebut memiliki kapasitas hingga 5000 orang. Mantan Walikota Blitar itu menyatakan tidak menutup kemungkinan penghuni Lapas Cipinang juga dipindahkan.

“Sementara ini kami fokus ke Salemba dan nanti kalau bisa dari Cipinang. Cipinang itu over capacity-nya sudah 3 kali lipat dari normal capacity,” kata Djarot.

Lebih lanjut, Djarot mengatakan Lapas Salemba akan dikosongkan untuk dijadikan kawasan cagar budaya mengingat lokasi Lapas Salemba berada di tengah kota Jakarta

“Sehingga dengan cara seperti itu maka Salemba sudah nggak tepat tengah-tengah kota. Tadi disampaikan juga Salemba bisa kita alih fungsikan, karena Salemba dibangun pada masa Belanda maka itu sebagian dari Salemba masuk cagar budaya, bisa kita jadikan museum.”(nif/rmol/ole/inl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *