- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Hentikan Aksi Bulliying di Depok

  • Bagikan
Universitas Gunadarma Skorsing Mahasiswa Pembully Farhan

Inilahdepok.id- Sedang ramai bahasan bulliying yang dilakukan sekelompok mahasiwa di salah satu kampus di Depok. Ditambah juga aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok pelajar tingkat pertama di Jakarta. Oleh karena itu, pentolan DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok, Ferry Batara, berharap, kepada Walikota Depok dan  aparatur yang berwenang dapat mengkampanyekan anti bulliying di Depok.

“Ini mengingat kebanyakan korban bulliying ialah mereka yang baru masuk atau terdaftar, sebagai siswa atau masih junior atau mempunyai kekurangan yang dapat dijadikan bahan celaan,” kata Ferry, kepada Radar Depok, Selasa (18/7).

Selain mengkampanyekan anti bulliying, sambung dia, Pemkot Depok melalui Dinas Pendidikan sampai dengan sekolah dan guru sepatutnya dapat membuat aturan tegas atau sanksi bagi mereka yang melakukan bulliying.

“Aturan tegas yang dibuat sesegera mungkin. Ini mesti diimbangi dengan pemberian pengetahuan akibat negatif atau buruk kepada pelaku atau korban bulliying,”ulasnya.

Terlebih Ferry menambahkan, terkait rencana aksi kelompok disabilitas yang akan menuntut rektorat kampus di Depok. Untuk mengusut tuntas pembullyan sekelompok oknum mahasiswa terhadap mahasiswa yang berkebutuhan khusus.

“Mesti didukung oleh seluruh warga Depok. Sedapat mungkin, para pelaku pun dapat mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara terbuka, mengingat masalah ini sudah menjadi konsumsi publik,” tuturnya.

Dengan sikap Pemkot Depok dan rektorat dari satu perguruan tinggi di Depok dalam mengatasi masalah bully seperti di atas, pihak keluarga terutama orang tua juga harus mengingatkan anaknya tentang menghargai dan menghormati antara sesama.

Dengan begini harapannya tidak ada satu sekolah pun yang ramah bully di Depok. Atau bully telah menjadi musuh bersama dari seluruh pelajar di Depok. Karena siapapun berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, meski berkebutuhan khusus atau disabilitas.

“Dari sinilah Depok akan menjadi kota solidaritas yang maju dengan kepercayaan diri dan segala potensi yang dimiliki warganya,” tutupnya. (vip/id)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *