GP Ansor Depok Hadapi Ancaman Gerakan  Radikalisasi

GP Anshor Kota Depok

Inilahdepok.id-Gerakan radikal dan ekstrimis yang mengatasnamakan agama sangat mengkhawatirkan serta mengancan keutuhan NKRI. 

Terlebih lagi, sasaran maupun targetnya semakin membabi buta salah satunya dengan menjadikan Polisi sebagai targetnya.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Ketua GP Ansor  Kota Depok Abdul Qodir menilai, bahwa teroris yang mengatasnamakan agama dengan menyerang para aparat keamanan Negara merupakan sebuah ancaman bersama.

Ia menambahkan, tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan dan menyimpang.

“Apa yang mereka lakukan itu karena pemahamannya pada agama Islam yang salah. Untuk itu, kita rapatkan barisan untuk menanggulangi gerakan radikal dan ekstrimis. Salah satunya, dengan terus menyebarkan pesan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin,” ungkap Qodir, Senin (10/7)kepada Inilahdepok.id

Menurutnya, tindakan menebar teror pada Polisi nerupakan ancaman bersama dan Negara dalam hal ini  tidak bisa tinggal diam dan harus mengambil tindakan.

Kalau polisi mendapat ancaman, lanjutnya, bagaimana dengan rakyatnya. Ia menilai, bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari melemahkan sistem Negara.

Apalagi, lanjutnya,  polisi dan TNI merupakan ujung tombak dalam menjaga kemanan serta stablitas Negara.

“Kita tidak berhadap-hadapan secara frontal dengan para teroris yang menyebar teror. Namun, pemahaman tentang Islam dan ideologinya salah. Apalagi, Indonesia bukan lahan jihad dan sejarah telah menunjukkan bahwa berdirinya  Negara ini atas perjuangan serta persatuan dari semua elemen. Negara tidak boleh takut dengan ancaman teror, NKRI adalah harga mati. Pancasila tetap menjadi ideologi yang tak tergantikan,”paparnya.

Qodir mengungkapkan, ancaraman teror yang ada saat ini perlu diwaspadai oleh semua elemen yang ada di Indonesia.

Sebagai Kota Penyangga Ibu Kota, menurutnya, Kota Depok harus terus dijaga keutuhan dan stabilitas keamanannya.

Lanjutnya, dalam beberapa kasus  tidak luput dari sasaran teror.

“Secara internal  kita rapatkan barisan dengan pengkaderan dan penguatan ajaran Aswaja, Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.

“Kita juga berharap, agar dalam menjaga ancaman teror dan keutuhan NKRI juga bersama-sama dengan elemen lainnya. Untuk menangkalnya dengan menyebarkan pesan damai dan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin,” tandasnya. (ctr/id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *