- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Pradana Tampung Aspirasi Warga Cipayung Soal Pendidikan

  • Bagikan
Pradana Mulyoyunanda saat mengelar reses di RW10 kelurahan CipayungPradana Tampung Aspirasi Warga Cipayung

inilahdepol.id- Keluhan masyarakat Kelurahan/Kecamatan Cipayung ditampung  Anggota Fraksi Demokrat dari DPRD Kota Depok Pradana Mulyoyunanda saat mengelar reses di RW10 kelurahan tersebut pada Rabu (5/7) malam. 

Aspirasi yang dilontarkan warga yang hadir di kegiatan reses itu paling menonjol adalah soal pendidikan di Kecamatan Cipayung.

Pasalnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kecamatan Cipayung paling renda dari 11 kecamatan yang ada di Kota Depok.Karena untuk menompang tinggi IMP ini ada tiga yaitu Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi atau daya beli masyarakat tersebut.

Dimana keluhan itu  diutarakan tokoh masyarakat RW10, Ust Sarbini bahwa Kecamatan Cipayung sangat membutuhkan gedung sekolah yakni untuk SMA 12.

Kata dia, selama ini SMA12 tidak memiliki gedung pribadi melainkan menumpang di SMP 9.

“Kami sangat mendambakan adanya gedung sekolah SMA Negeri,” kata Sarbini saat sambutanya.

Menurut dia, adanya gedung SMAN 12 ini bisa mengangkat IMP di Cipayung terutama di sektor pendidikan.

Namun, dia meminta juga kepada Pradana untuk memperjuangkan realisasi pembangunan gedung sekolah tersebut.

“Kami sebagai perwakilan warga Cipayung meminta ke Pak Pradana untuk memperjuakan gedung itu terbangun,” kata dia meminta.

Lalu Husen warga RT4/10 Kelurahan Cipayung pun sama mengeluarkan aspirasi soal pendidikan di Kecamatan Cipayung dipermudah.

Pasalnya,  dirinya mendaftarkan anaknya ke SMPN 9 Cipayung dipersulit oleh pihak sekolah tersebut, lantaran dirinya sudah memiliki kartu KIP dan KIS atau Kartu Penyelengara Sosial (KPS).

“Kami minta dipermudah pak, karena kami ingin menyekolahkan anak di sekolah negeri, karena kami anggap bisa mengurangi beban ekonomi,” tuturnya.

Menangapi aspirasi warga saat itu, Pradana menjawab dengan lugas. Dia pun mengatakan soal gedung sekolah SMAN 12 bahwa SMA sudah menjadi kewenangan pihak Pemerintah  Provinsi Jawa Barat.

Namun dia memberikan informasi bahwa dana alokasi untuk pembelian tanah sudah ada sebesar Rp 15 miliyar. Tapi,  lanjut dia, lokasi tempat pembangunan sulit didapat sehingga terkantung-kantung pembangunan gedung sekola tersebut.

“Untuk itu kami (legislatif dan esekutif ) minta bantuan kepada warga Cipayung untuk mencarikan lahan sekolah buat dibangun,” kata Ketua Komisi D DPRD Kota Depok.

Lalu persoalan adanya kesulitan masuk sekolah ini lanjut dia, ini sudah diatur dalam Peraturan Kemendikbud Nomor 17 Tahun 17 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jadi semua  sekolah itu harus mengikuti petunjuk dari peraturan itu.

Jika tidak maka mereka (sekolah) sudah menyalahi melanggar aturan Kemendikbud.

Terlebih dia menambahkan, di sisa 2.5 tahun ini, ingin berbuat banyak untuk warga Cipayung di sektor kesehatan dan pendidikan. Sehingga, Cipayung bisa mencapai  IMP tertinggi.

“Saya pribadi akan menyoroti dunia kesehatan dan pendidikan di Cipayung ini.Maka dari itu, perlu dibantu masukan saran dan bantuan masyarakat untuk membangun Cipayung lebih baik,” ungkapnya.(ctr/id)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *