Kemnaker Dapat Pengaduan THR Banyak dari Depok dan Tangerang

menteri ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri

Inilahdepok.id – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengungkapkan, jika pihaknya banyak menerima pengaduan terkait dengan belum dibayarkannya tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan. Pengaduan paing banyak berasal dari Kota Depok dan Tangerang.

Hanif menjelaskan, pengaduan tersebut diterima melalui posko THR yang dibentuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Namun, Dia belum tahu secara persis jumlah aduan yang masuk hingga hari Lebaran.

Bacaan Lainnya

“THR pengaduan sih ada, tapi akumulasinya belum dapat saya belum bisa bilang. Karena kita harus konsolidasikan seluruh data dari daerah-daerah,” ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (25/6/2017).

Garis besarnya, kata Hanif, pengaduan yang masuk tersebut tidak terlalu banyak. Sementara untuk daerahnya, dia menyatakan pengaduan tersebut datang dari wilayah pinggiran Jakarta seperti Depok dan Tangerang.

“Kalau dilihat yang masuk sementara ini tidak terlalu banyak. (Banyak) di daerah sejauh ini, Ibu Kota belum, paling ada Depok, sama Tangerang,” jelas dia.

Hanif juga menyatakan pemerintah telah menyiapkan sanksi bagi perusahaan yang hingga saat ini belum membayar THR bagi pekerjanya. Sanksi tersebut mulai dari denda hingga pencabutan izin usaha.

“Untuk sanksi, ada sanksi denda sanksi administrasi bagi yang tidak bayar THR.‎ Itu akan ada mekanisme sendiri untuk menilai verifikasi sekaligus judgement semua sudah diatur dalam UU PT. Biasanya kalau ada ini mereka laporan tapi terus terang saya belum pegang data terakhir, kami akan umumkan itu sesudah Lebaran,” pungkasnya.(t/id/l6)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *