Polri Tetapkan Hary Tanoe Jadi Tersangka

Inilahdepok.id – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sudah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas kasus dugaan ancaman melalui pesan elektronik yang dilaporkan oleh Kepala Subdirektorat Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

Sesuai dalam SPDP itu, disebutkan bahwa terlapor Hary Tanoesoedibdjo telah ditetapkan menjadi tersangka.

Bacaan Lainnya

“Iya, SPDP sudah diterbitkan sebagai tersangka,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/6/2017).

Rikwanto mengungkapkan penyidik Bareskrim Polri baru menerbitkan SPDP itu sejak Rabu 21 Juni 2017 lalu. “Kalau tidak salah dua hari lalu ya,” jelas Rikwanto.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan, jika dirinya mendengar kabar bahwa Hary Tanoesoedibjo telah menjadi tersangka. Bos MNC Group terbelit kasus ‘SMS kaleng’ yang dia kirim kepada salah seorang jaksa dan diduga bernada ancaman.

“Terlapornya tersangkalah, ya, sekarang sudah tersangka. Saya dengar sudah tersangka,” papar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jumat 16 Juni 2017.

Bahkan, Kejaksaan Agung telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait kasus dugaan ancaman lewat pesan singkat elektronik terhadap Kasubdit Pidana Khusus Kejaksaan Agung Yulianto.

Dalam SPDP yang diterima dari penyidik Bareskrim Polri, tertera nama pengusaha Hary Tanoesoedibjo sebagai tersangka.

“15 Februari 2016 SPDP sebagai terlapor. Belum ada tersangka, tapi tanggal 15 Juni 2017, Bareskrim Polri kirim SPDP atas nama tersangka HT,” kata Jaksa Agung Muda Pidana Umum Noor Rachmad di kompleks Kejagung, Jakarta, Kamis 22 Juni 2017.(van/id/l6*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *