Lebaran, Damkar Tapos Siaga 24 Jam

Damkar Tapos kota depok

Inilahdepok.id-  РSelama Ramadan, Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (UPT Damkar) dan Penyelamatan Tapos yang beralamat di Jalan Raya Tapos Kelurahan Cimpaeun, Tapos tetap siap siaga selama 24 jam. Bahkan, saat Hari Raya Idul Fitri pun anggota tetap siaga.

“Kami tetap siaga selama 24 jam,” tutur Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Tapos Tono Hendratno Hasan, dikutip Radar Depok.

Bacaan Lainnya

Dalam kurun waktu 48 jam, lanjut Tono, dikawal regu A dan regu B secara bergantian, sehingga tiap regu tetap mendapat jatah piket 24 jam per hari dan keesokan harinya diganti regu lainnya.

“Jadi sift-nya tetap per 24 jam, di sini ada dua regu, regu A dan regu B,” terangnya.

Ia mengungkapkan, nanti saat Idul Fitri pun anggota akan tetap masuk seperti biasa dan standby 24 jam sesuai jadwal piket masing2 regu, baik hari pertama lebaran, hari kedua maupun hari-hari selanjutnya.

“Kebakaran bisa terjadi kapan saja, jadi harus selalu stanby tiap waktu,” tandasnya.

Kasubag TU Damkar UPT Tapos, Anton Yulianto menambahkan, seiring dengan adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, dimana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok berubah menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, maka anggota dibekali dengan kemampuan dan alat untuk penyelamatan.

“Seperti tangga dan chain saw (gergajii mesin),” kata Anton.

Hal ini semakin memacu anggota Damkar dan Penyelamatan untuk semakin siap memberikan pelayanan kepada Masyarakat, tidak hanya terkait dengan penanganan musibah Kebakaran. Tetapi, bencana lainnya, seperti banjir, pohon tumbang, dan lainnya.

“Jadi tidak hanya menangani kebakaran saja, ketika pohon tumbang, kami pun telah dilengkapi peralatan dan siap membantu,” terang Anton.

Ia menambahkan, anggota UPT Damkar Tapos saat ini berjumlah 23 personil, ditambah kepala UPT, Kasubag TU, keamanan dua orang dan kebersihan, totalnya 28 orang.

“Disamping siap siaga dalam penanggulangan bencana kebakaran dan lainnya, seluruh anggota memang harus bisa menggunakan alat gergaji mesin ini. Pelatihannya saat ini hampir setiap hari, sambil memanaskan mesin, anggota belajar menggunakan alatnya,” ucap Anton. (vip/id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *