- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Yang Butuh Info Pencairan THR, Masuk Sini

  • Bagikan
Ilustrasi

InilahDepok.ID – Para pekerja atau karyawan bisa bernapas lega. Pemerintah telah menginstruksikan kepada seluruh perusahaan untuk memberikan THR paling lambat tujuh hari atau H-7, sebelum Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri mengatakan, untuk memantau hal tersebut, pihaknya membuka sejumlah posko pengaduan.”Mulai pemerintah pusat hingga pemerintah daerah melalui dinas-dinas tenaga kerja,” kata dia di Jakarta, kemarin (5/6) dilansir JawaPos.com.

Dia menjelaskan, selain mendirikan posko-posko pemantau, Kemenaker juga membentuk satuan petugas THR. Untuk memantau perusahaan-perusahaan dalam melaksanakan pemberian tunjangan hari raya yang sudah menjadi hak para pekerja.

Sedangkan, untuk jumlah pemberian THR oleh perusahaan tergantung dari masa kerja karyawan.

“Besaran atau nominal tunjangan hari raya yang harus diterima karyawan dari perusahaan, kalau masa kerjanya lebih atau di atas 12 bulan maka THR yang diterima setara satu kali gaji. Namun kalau kurang dari 12 bulan masa kerjanya proporsional,” beber Hanif.

Dia memastikan bahwa perusahaan-perusahaan yang tidak melaksanakan pemberian THR kepada karyawan akan diberi sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Tunjangan hari raya harus diberikan oleh perusahaan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 2017. Dan selama ini, setiap tahun perusahaan yang tidak melaksanakan THR tidak terlalu banyak,” pungkas Hanif.(dem/rmol/mam/JPG)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *