Polda Metro Amankan Tujuh Remaja Diduga Anggota Geng Motor di Depok

DIAMANKAN: Sekelompok remaja dimankan pihak polda metr jaya, yang diduga komplotan geng motor depok

Inilahdepok.id-  Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 10  remaja yang didudga dari dua geng motor yang bermarkas di Kota Depok yakni Geng Motor Gudang Perkara dan Solter 18 pada 30 Mei 2017 pukul 23.00 wib.

Namun hanya tujuh orang remaja yang masih diduduk di bangku sekolah SMP dan SMA.

Bacaan Lainnya

“Telah mengamankan 10 orang diduga anggota kelompok Geng  motor jepang, Gudang Perkara  GP dan Solter 18 yang bermarkas di sekitar Kota Depok, namun setelah diinterogasi, 3 orrang  tidak termasuk dalam anggota geng motor,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan dalam  press reles yang diterima, Rabu (31/5/2017).

Dari ketujuha remaja asal Depok yag diamankam di Polda Metro Jaya dari Geng Solter 18 yakni MBJ (18),  TSP (16),  dan MK (16). Mereka tiga remaja ini bertempat tinggal di Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok.

“Bahkan pengakuan MBJ (18) pernah melakukan pembacokan di kawasan Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur,” beber Kapolda Metro Jaya itu.

Sedangkan untuk Geng Motor Gudang Perkara (GP) DI ( 19), EAS (18), JA (16), dan RCP(18). Rata-rata pelaku ini semya pernah melakukan aksi nekat di luar kawasan Kota Depok. Malah ada 11 kali melakukan aksinya.

“Tempat penangkapan di warung Popaye Jalan Mawar 1 Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas,” katanya.

Pengeledahan dilakukan kembali di wanet KTC Net Jalan Poin Mas, Kelurahan Pancoranmas dan Warnet 3 Net Jalan Raya Tanah Baru, Kelurahan Tanah Baru, Beji.

“Kami berhasil mengamankan barang bukti satu set panah beserta busur di watnet KTC dan sebilah klewang di warnet 3 net,” sebut Iriawan.

Ia menambahkan bahwa para geng motor sempalan ini merupakan kawanan gabugan  dari Geng Motor Jepang ( Jembatan Mampang) yang selalu kumpul dahulu dan berangkat bersama-sama dari Depok.

Mencari sasaran dan melakukan penganiyaan ke sasaranya dengan cara melakukan pengerroyokan dengan mengunakan senjata tajam di lokasi aksi mereka.

“Kami masih dalami dan terus mengembangkan persoalan geng motor bikin resah warga,” katanya. (vip/id)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *