Jokowi Ajak Polandia Kerjasama Ekonomi, Maritim dan People to People Contact

Jokowi Ajak Polandia Kerjasama Ekonomi, Maritim dan People to People Contact

Inilahdepok.id- Presiden Republik Indonesia  Joko Widodo (Jokowi)  menyempatkan diri untuk bertemu Perdana Menteri Polandia Beata Szydlo di Hotel Conrad, Beijing, Minggu (14/5), di sela kunjungan kerjanya ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Bejing. 

Pertempuan di siang itu, Presiden Jokowi mengajak Polandia untuk berkerja sama dalam bidang antara lain ekonomi, maritim, dan people-to-people contact.

Sehingga saat ini Indonesia sedang mengembangkan  infrastruktur maritim, termasuk pelabuhan dan perkapalan, guna meningkatkan konektivitas antar pulau di Indonesia.

“Untuk itu saya mendorong pengembangan kerja sama maritim dengan Polandia,” kata Jokowi yang diukutip, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Kerkaitan people-to-people contact, Presiden Jokowi menekankan pengembangan kerjasama di bidang pendidikan dan pariwisata.  Dalam hal ini, Jokowi menyambut baik pengajaran Bahasa Indonesia di beberapa universitas Polandia maupun Bahasa Polandia di UI dan Universitas Atmajaya.

Lebih lanjutnya, dia menyebutkan bahwa sejak tahun 1987 tercatat 400 mahasiswa Polandia telah menerima beasiswa Dharmasiswa dan sejak tahun 2011 sampai 2015, terdapat 6 mahasiswa Polandia yang menerima beasiswa Seni dan Budaya Indonesia.

“Untuk itu saya mendorong finalisasi MoU Kerja Sama Pendidikan Tinggi kedua negara,” ujar mantan Walikota Solo itu.

Sementara di bidang pariwisata, Presiden memberikan perhatian khusus terhadap kenaikan wisatawan Polandia ke Indonesia.

Terhitung di  tahun 2016 ada 27.903 orang atau sejumlah 42 persen. Dengan mendatangi tempat wisata  Warsawa-Denpasar-Warsawa dengan pesawat sewa Lot Polish Airlines.

“Saya juga harapkan dukungan Polandia untuk rencana pembukaan penerbangan langsung Jakarta-Warsawa-Jakarta,” imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasinya kepada Polandia dalam kesepakatan saling dukung pencalonan kedua negara di Dewan Keamanan PBB.

Indonesia mencalonkan untuk periode 2019-2020, sedangkan Polandia pada periode 2018-2019.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kepala BKPM Thomas Lembong. (id)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *