87 Pegawai Imigrasi II Depok Lakukan Tes Urine

IKUT SERTA : Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Depok, Dadan Gunawan saat menyerahkan urine kepada Kepala BNN Kota Depok AKBP Hesty Cahyasari, Rabu (11/5).

Inilahdepok.id-  Guna mengevaluasi kinerja para aparatur sipil Kantor Imigrasi Kelas II Kota Depok sebanyak 87 pengawai dites urine oleh Badan Narkotika Nasional Depok, Rabu (11/5). 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Depok, Dadan Gunawan mengutarakan, giat tes urine memang sudah direncanakan oleh pihaknya yang berkoordinasi dengan BNN Kota Depok pada dua bulan lalu, namun baru bisa direalisasikan.

Bacaan Lainnya

“Kami apresiasi dan mendukung program BNN dan pemerintah pusat memberantas narkotika. Tes urine ini bentuk dari para pengawasi Imigrasi Depok bebas dari penyalahgunaan narkotika,” ungkap Dadan, kepada inilahdepok.id.

Pelaksanaan tes urine yang dilakukan di Kantor Imigrasi II Depok itu, Dadan menyebutkan, semua pengawasi dites. Tetapi, hanya  87 pengawai  dites air kencingnya dari total pengawai 94 orang.

“Tes urine ini secara mendadak diberitahukan kepada pengawasi. Sisanya akan menyusul karena mereka (pengawai) sedang ambil cuti,” bebernya.

Lebih lanjut Dadan mengatakan bahwa sebelum dilakukan tes urine para pengawainya pun mendapatkan masukan soal bahaya narkotika dari BNN.

Meski pun, ia mengakui anak buahnya sudah paham akan bahaya barang haram tersebut.

“Bentuk sosialisasi yang implementatif kepada apratur di Imigrasi. Saya yakin kawan-kawan Imigrasi paham soal penyalahgunaan narkoba, ini lebih pembuktian saja,” tandasnya.

Ditambahkan, hasil  dari tes urine seluruh pegawai maupun staff di Kantor Imigrasi Kota Depok dinyatakan negatif dari narkoba.

Kepala BNN Kota Depok AKBP Hesty Cahyasari, menyatakan bahwa giat ini menandakan kegiatan yang positif bagi ASN di Kantor Imigrasi II Depok, dimana dilakukan secara mendadak. Meskipun sudah ada koordinasi antar pimpinan instasi.

“Brekdown tidak ada dikasih tahu, kami cari yang tepat melakukan tes urine ini. Soalnya tes urine ini dilakukan secara mendadak,” kata Hesty.

Tak hanya itu, sambung dia, tes urine ini bentuk kerjasama baik dan wujud nyata ASN mendukung pemerintah bersih dari narkotika. Lalu, kata dia, pihaknya dipastikan akan melakukan tes urine ditiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintahan Kota Depok.

Meski begitu, bila hasil tes urine positif dari ASN. Maka BNN tidak langsung menyatakan bersangkutan mengunakan narkotika.

“Kita cari tahu kenapa positif, karena ada beberapa faktor pas tes urine positif. Salah satunya minum obat atau sebagainya, karena hasil tes urine itu tidak membutuhkan waktu lama diketahui hasilnya,” ungkapnya(ctr/vip/id)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *