Warga Serbu Pasar Sembako Mampang

PANTAU: Pasar sembako dan komoditi pertanian yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke 18 Kota Depok terlihat Anggota DPRD dari Fraksi PKS Hafdi Nasir.

Inilahdepok.id–Keramaian warga di atas Villa Anri  RW 15, Mampang, Pancoran Mas, memadati sepanjang jalan raya Arsip Nasional. 

Pasar  sembako dan komoditi pertanian yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke 18  Kota Depok. Deretan lapak  yang memadati  jalan, mulai dari yang  menjual  berbagai kebutuhan pokok  hingga berbagai  jenis makanan dan aksesoris ikut meramaikan acara pasar murah dengan nama Pasar Semok, yang untuk pertama kali diadakan  pihak RW 15.

Bacaan Lainnya

Dari sekian banyak lapak, yang sangat  mendominasi adalah dari Toko Tani Indonesia,   merupakan program dari Badan Ketahanan Pangan , Kementerian Pertanian Indonesia.

Adapun  Toko Tani Indonesia,  untuk melindungi petani dari  jatuhnya harga jual di pasar, melindungi konsumen dari tingginya harga pangan sehingga tercipta tata niaga pangan yang berkeadilan. Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Harga Pangan, Pusat  Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementan RI Maino Dwi Hartono.

Menurutnya,  untuk acara pasar murah ini, pihaknya sudah menurunkan sembako dengan jumlah cukup besar di tingkat RW.

“Memang acara ini lebih besar dibandingkan dengan yang lain untuk tingkatan RW. Tentunya, bisa diharapkan bisa membantu kebutuhan masyarakat,”ujarnya.

Maino mengungkapkan bahwa beras dengan kualitas medium  dijual dengan harga Rp. 7.900/kg; gula dijual dengan harga Rp.12.500/ kg, Minyak Goreng dalam kemasan  Rp. 11.000/liter  bawang putih dibandrol Rp.40.000,-/kg , Bawang Merah Rp. 30.000/kg. Sedangkan,  daging sapi Rp.80.000/kg, daging ayam  ras Rp 30.000/kg dan Ayam kampong Rp.35.000/kg. “Barang yang  dijual semuanya jauh dari harga pasar  saat ini, terutama untuk  bawah putih, harganya separuh dari harga pasar,”  tandasnya.

Menurut catatan  dari  Toko Tani Indonesia telah mengeluarkan stok awal  beras 1 ton,  Gula 400 kg,  Minyak 360 liter , Bawang merah 100 kg , Bawang putih  100 kg, Daging sapi 150 kg , Daging ayam ras 100, Daging ayam kampong  100 kg, Paha ayam ras 50 kg, Daging kerbau 65kg,Telur 150 kg. Sedangkan dari pihak Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) juga ikut berpartisipasi dengan menjual  berbagai jenis sayur mayur dan  buah-buahan.

Anggota DPRD Kota Depok  Hafid Nasir yang ikut hadir mengatakan bahwa pasar murah ini, bentuk dari pemberdayaan ekonomi masyarakat  terutama mereka yang memiliki usaha dan industri kecil dan rumah tangga.  Ia menambahkan, masyarakat berharap pasar murah dengan harga terjangkau bisa lebih sering menghampiri warga di perumahan.

“Bukan hanya mendekati hari-hari besar keagamaan saja, akan tetapi pasar murah  juga pada saat terjadi gejolak harga di pasar.“Masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah  dibawah harga pasar” ujar  Ketua DPD PKS Kota Depok.

Ketua RW 15  Mampang, Pancoran Mas, Khairul Wajdi, acara pasar murah ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT ke 18 Kota Depok.

“Dengan adanya pasar murah ini diharapkan masyarakat bisa mendapatkan sembako dengan harga murah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.” Ungkapnya.

Dengan harga  jual barang dibawah harga pasar, tidak heran jika banyak warga yang datang agak siang tidak kebagian  stok  barang terutama untuk daging sapi dan cabe.(ctr/id)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *