- F054952CEF20F0CD41E9111C0F7F3DC2

Kemenangan Prabowo di Pilpres Harga Mati

  • Bagikan
Prabowo Minta Petugas KPPS Korban Meninggal Divisum

Inilahdepok.id – Kemenangan Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2019 adalah harga mati bagi para kader Partai Gerindra khususnya di Jawa Barat ini.  Hal itu dikatakan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna.

“Menjadikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Presiden di 2019, adalah tugas para kader untuk mendorong,” ungkap Pradi kepada iniladepok.id usai menyaksikan grand final Voli di Kelurhan  Grogol, Limo, Sabtu (6/5).

Lalu,  kata dia, belum lama ini pihaknya bersama pengurus DPC Partai Gerindra dari kota dan kabupaten se- Jawa Barat hadir dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di Bogor.

Hasilnya, sambung dia Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi diminta kader yang hadir untuk maju di Pilgub Jawa Barat 2018. Untuk itu, pihaknya semua pengurus di tingkat kota dan kabupaten untuk mempersiapkan Pilkada yang akan setahun kedepan.

“Kami siap-siap untuk mendukung Kang Mulyadi menjadi Jabar satu atau dua, ini butuh proses kan masih ada satu tahun lagi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi menegaskan, seluruh kader ingin agar Prabowo memimpin negeri ini. Karena itu, penentuan rekan koalisi untuk pertarungan di Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun depan juga mempertimbangkan faktor dukungan kepada ketua umum mereka.

“Untuk koalisi, kami ingin berkoalisi dengan partai yang memiliki visi dan misi berjuang yang sama. Bagi kami, menjadikan Prabowo Subianto sebagai presiden merupakan harga mati untuk berkoalisi,” terang dia.

Mulyadi mengatakan, sampai saat ini Gerindra masih membuka peluang terhadap siapa saja yang ingin berkoalisi dalam Pilkada Jabar asal memiliki “frekuensi” yang sama.

“Semuanya juga akan bisa masuk kalau frekuensi dari ending itu sama, pasti akan sama-sama. Intinya bagi kami, kalau capresnya beda bukan Prabowo, itu bukan teman koalisi kami,” ujarnya,

Selain itu ia menyampaikan bahwa aktivitas yang akan dilakukannya di DPD saat ini memprioritaskan tiga hal yaitu pemenangan, optimalisasi dan pengembangan.

“Meski demikian, kami ingin terjemahkan semua itu dalam langkah konkret, di mana kami harus miliki kekuasaan,” ujar Mulyadi. (vip/id)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *