Kota Religius, Depok Tak Punya MTs dan MA Negeri

Ilustrasi

inilahdepok.id –  Kota Depok yang memiliki visi sebagai kota Religius masih dibilang belum terlihat, khususnya  dalam bidang pendidikan.

Sebab Kota Depok yang sudah 18 tahun berdiri belum memiliki Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri dan Mardrsah Aliyah (MA) Negeri  di 11 kecamatan. Hal itu diungkapkan, Ketua Fraksi PPP, Qonita Lutfiyah.

Bacaan Lainnya

“Perlu dan harus terbangun (MTs  dan MA Nengeri) di Kota Depok, sehingga visi kota ini yang religius tidak hanya slogan saja,” tegas Qonita.

Ia pun merasan heran bila Kota Depok memiliki visi Religius yang mengedapkan agamis di masyarakatnya, dalam membangun satu MTs dan  MA Nengeri selama ini belum terealisasi.

“Maka dari itu kami (Fraksi PPP) akan mendorong dulu,” tegasnya.

Sementara, Anggota Fraksi Golkar, Supriatni mengatakan bahwa Depok telah memiliki satu MTS Negeri bilangan, Kelurahan Kalimulya, Cilodong.  Namun, MTs Negeri sudah sangat lama

“Kalau MA Negeri Depok belum punya,” kata  Supriatni.

Kebutuhan MTs  dan MA Negeri di Kota Depok,  sangat perlu untuk memenuhi daya tampung siswa yang tiap tahun ajaran baru di tiap sekolah negeri.

“Sekolah negeri di kota ini, orangtua siswa memburu untuk memasukan anaknya,” bebernya.

Tidak hanya itu saja, Dewan Dapil Pancoranmas, mengatakan bila terealisasi MTs dan MA Negeri bentuk mewujudkan visi  kota ini salah satunya religius.

“Sangat elok sekali suatu kota yang memiliki visi dan  misi itu jika lembaga pendidikan banyak yang negeri,” katanya.

Selain itu lanjut dia, sebagai penyeimbang antara pendidikn negeri umum dan pendidikan negri agama (madratsah), selama dia menilai  ini sangat  jomplang sekali.

“Miris rasanya Kota Depok yang selalu disuarakan kota yang religius namun MTs Negeri,  hanya satu dan MAN belum punya. Jadi dalam hal ini saya berpendapat bahwa Depok harus membangun MTs dan MA Negeri demi merealisasikan visi dan misi kota depok sebagai kota yang religius,”tandasnya. (vip/id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *