Kasus Begal Terdegar, Warga Depok Khawatir

Ilustrasi

inilahdepok- Korban begal kembali terjadi di Kota Depok, salah satunya Subur (35) saat mengunakan motor Honda  berplat nomor B 3966 melintasi Jalan Juanda pada Rabu, (26/4) dini hari. 

Dari keterangan yang didapat korban kondisi jalan Juanda kala itu memang sepi. Dimana ada enam orang dengan tiga sepeda motor memepet korban lalu menusuk, motor di rampas dan korban ditinggalkan.

Bacaan Lainnya

Dari kejadian itu, membuat warga Kota Depok menjadi khawatir atas kejadian kasus begal terdegar lagi,  salah satunya Hadi Wiharja, warga Kampung Lio RW13.

“Khawatir pasti. Tapi harus ada penanganan di sejumlah jalan rawan,” tutur Hadi, kepada inilahdepok.id, Minggu (1/5).

Kata Hadi, kondiai Jalan Juanda terbilang sepi di malam hari.Lalu penerangan jalan pun minim.

“Perlu adanya penerangan jalan umum, pemerintah kota harus beraksi. Jangan tinggal diam,” tegasnya.

Warga lainya, Samsuddin meminta kepada pihak keamanan dan pemkot rutin patroli di waktu  rawan kriminalitas terjadi.

Pasalnya, pihak aparat melakukan patroli itu hanya di bawah jam 12. Selanjutnya dari jam 2 hingga 4 pagi terlihat jarang terlihat.

“Yang saya perhatikan hanya ada mobil aparat saja terpakir di bahu jalan. Kalau bisa ada piket aparat keamanan. Begitu juga Satpol PP, secara bergantian hingga pagi,” kata dia menyarankan.

Informasi sebelumnya, Kasubag Humas Polresta Depok AKP Taufik meminta kepada masyarakat Kota Depok untuk tidak berkendaraan di malam hari. Kalau bisa sara dia, harus ada teman yang menemani.

Untuk kasus Subur yang menjadi korban perampasan di Jalan Juanda, pihaknya mengatakan bahwa kasus ini masih dalam peneyelidikan.

“Masih diselidiki pelakunya,” kata Taufik, Jumat (28/4).

Lebih lanjut dia menyarankan, agar warga Depok mengunduh panic button di play store atap Apps store.

” Halo Polisi, panic button Depok ini hanya tinggal sekali tekan untuk memanggil polisi untuk datang melakukan pertolongan,” ungkapanya.(wr/id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *