73 Universitas Deklarasikan Gerakan Anti Narkoba di UI Depok

Ilustrasi

Inilahdepok.id РHapir 5 ribu mahasiswa yang berasal dari 73 perguruan tinggi  yang tergabung dalam Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti-Penyalahgunaan Narkoba (Artipena) menggelar deklarasi gerakan anti-narkoba di Gedung Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Dokumentasi DPP Artipena Ghazaly Ama La Nora mengatakan, pengguna narkoba setiap tahunnya meningkat. Data BNN menyebut di 2014, jumlah kasus narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya hingga 35.666 kasus.

Bacaan Lainnya

Jumlahnya meningkat pada 2015 menjadi 40.827 kasus, dan terus meningkat pada 2016 mencapai 45.252 kasus.

“Melihat data tersebut, penyalahgunaan narkoba sangatlah mengkhawatirkan,” ungkap Ghazaly, Depok, Selasa (25/4/2017).

Karena kondisi itulah, kata dia, pengguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia berkomitmen melawan peredaran narkoba, khususnya pada kalangan mahasiswa.

“Pemahaman penyalahgunaan akan bahaya narkoba harus terus diberikan kepada mahasiswa,” ujar dia.

Artipena telah berkomitmen dan terus  mendukung penuh pemerintah dalam memberantas bahaya narkoba.

Ribuan mahasiswa dari 73 universitas berkumpul di UI deklarasikan gerakan anti narkoba

“Narkoba sudah menjadi kejahatan trans-internasional dan Indonesia dengan jumlah penduduk besar, jangan sampai dijadikan pasar terhadap peredaran bahaya penyalahgunaan narkoba,” papar Ghazaly.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe, Simon Jonatan, menegaskan pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung gerakan pemerintah dalam upaya pemberantasan dan penyalahgunaan narkotika.(cr/id/l6*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *