Terkait Kasus Pungli Angkot, Polisi Periksa Kadishub Kota Depok

Ilustrasi

Inilahdepok.id – Polisi akhirnya memeriksa Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Gandara Budiana. Pemeriksaan ini dilakukan guna  menindaklanjuti adanya dugaan kasus pungutan liar kepada para sopir angkutan kota (angkot) yang melibatkan personelnya.

“Kami tengah memeriksa Kepala Dinas Perhubungan,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Teguh Nugroho.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, Gandara di periksa sekitar 4 jam. Polisi melayangkan 20 pertanyaan terhadap orang nomor satu yang membawahi Dinas Perhubungan Kota Depok tersebut.

“Statusnya masih kami periksa sebagai saksi,” terang Teguh.

Teguh mengatakan tindak pidana korupsi merupakan suatu kejahatan terorganisir. Untuk itu, pihaknya akan mendalami keterlibatan pejabat lain di Dinas Perhubungan.

“Semua yang terkait dari keterangan tersangka awal, dan pemeriksaan saksi-saksi akan kami lakukan pemanggilan,” kata Teguh.

Terpisah, Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad menuturkan pihaknya telah mempersiapkan tim advokasi. Andai, ada PNS yang terlibat kasus hukum.

“Tupoksi Kabag Hukum dan tim nya yang lain,” ucap Idris singkat.

Sebelumnya, Satuan Reskrim Polresta Depok yang tergabung dalam Satuan Berantas Pungutan Liar (Saber Pungli) telah  menangkap AB, Selasa 21 Februari sekitar pukul 17.00 WIB di tempat pemungutan restribusi, Jalan Raya Sawangan Simpang Parung Bingung, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran MAS, Kota Depok.

Pegawai Dishub tersebut diduga telah meminta uang yang melebihi tarif retribusi angkot. Usai menangkap AB, Satuan Reskrim Polresta Depok yang tergabung dalam Satuan Berantas Pungutan Liar (Saber Pungli) langsung melakukan penggeledahan pada Unit Pelayanan Teknis Terminal Dinas Perhubungan Kota Depok. Polisi menemukan uang jutaan rupiah dalam kantor tersebut.(ctr/id/l6)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *