Terlibat Narkoba, Ervan Teladan di Pecat Partai Golkar, dan PAW Anggota DPRD Depok

Ilustrasi

Inilahdepok.id – Dinilai sudah mencoreng nama baik Partai Golkar dan lembaga legislatif, anggota DPRD Kota Depok Ervan Teladan resmi dipecat dari partai belambang pohon beringin, Rabu(08/02/2017).

Perihal itu ditandai dengan adanya usulan surat Pergantian Antar Waktu (PAW) dari DPD Golkar Depok kepada pengurus DPD I Golkar Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD Golkar Depok, Farabi A. Rafiq mengatakan, Partai Golkar sangat anti dengan narkoba.

“Kami putuskan saudara Ervan Teladan dipecat sebagai anggota DPD dan Fraksi Golkar,” kata Farabi, saat ditemui dikantornya di kawasan Grand Depok City, Rabu(08/02/2017).

Pemecatan tersebut berdasarkan Peraturan Organisasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Nomor: PO-13/DPP/GOLKAR/10/2011 bab II tentang disiplin organisasi Pasal 4 ayat 3.: merusak, mencemarkan dan merendahkan martabat Partai Golkar dan melakukan tindakan yang dapat merugikan Partai Golkar, baik secara politis, materi dan imateri.

“Usulan ini ditembuskan ke DPD Golkar Jawa Barat dan dilanjutkan ke DPP Golkar. Ini respon Golkar terhadap narkoba yang tegas dan lugas, siapapun terlibat narkoba tidak ada kompromi,” tegas Farabi.

Selanjutnya, keputusan usulan surat PAW terhadap Ervan, Farabi mengatakan, juga sesuai mekanisme organisasi dalam menyikapi dan mengambil kebijakan terhadap permasalahan.

“Kami membuat surat ini diawali dengan menggelar rapat pada 6 Februari 2017, untuk menentukan sikap Golkar,” terang dia.

Mengenai kasus itu, Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan akan memberikan sanksi tegas, jika bersangkutan terbukti bersalah atas kasus penyalahgunaan narkoba.

“Kalau terbukti, kita berhentikan secara tidak hormat. Karena ini kasusnya narkotika,” tegas Dedi.

Dedi pun mengimbau Ervan segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

“Kita juga berupaya membantu kepolisian mencari keberadaannya. Nanti kita koordinasi lagi dengan polisi,” katanya.

Ia berharap sanksi tegas yang dikeluarkan tersebut bisa menjadi pelajaran bagi para kader Partai Golkar lainnya agar tidak terjerumus dalam kasus yang sama.

“Jangan main-main. Konsekuensinya bisa langsung dipecat,” pungkasnya(vip/id/ps*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *