Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Anggota DPRD Depok Jadi Buron

Ilustrasi

Inilahdepok.id – Setelah empat hari hilang melarikan diri, ET, salah satu oknum Anggota DPRD Kota Depok masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Sudah kami terbitkan DPO”, kata Kasat Narkoba Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana, Rabu (8/2/2017).

Bacaan Lainnya

Putu menjelaskan, penetapan ET sebagai DPO sekaligus telah mengubah statusnya, dari saksi menjadi tersangka. “Dasarnya dua bukti permulaannya yaitu keterangan saksi. Sudah ada 4 saksi yang diperiksa, serta barang bukti berupa sabu seberat 0,16 gram di rumah ET ,” terang Putu.

Dia mengungkapkan, nantinya selembaran kertas DPO yang menampilkan foto ET (anggota DPRD Depok) beserta keterangan ciri-ciri bakal disebar ke Polda, Polres, dan Polsek.

“Kami sebarkan ke jajaran kepolisian yang lain,” tambah Putu.

Putu mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Depok. Intinya, mereka menyerahkan sepenuhnya kasus yang menimpa ET kepada aparat kepolisian.

“Tadi pagi kami ketemu. Kami sampaikan fakta-fakta yang kami dapatkan. Mereka mendukung proses hukum terhadap ET,” tutup Putu.

Sementara, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Depok secara resmi telah memecat ET dari posisinya sebagai Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Depok dan anggota fraksi.

“Kami sudah rapatkan kemarin malam, dan pengurus telah menyetujui berdasarkan rekomendasi dari Tim Pencari Fakta (bentukkan Partai Golkar),” kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok Farabi Arafiq, Rabu (8/2/2017), di Depok.

Farabi menegaskan, keputusan Partai Golkar memberhentikan secara tidak hormat ET tercantum dengan Nomor Surat No. 10/Golkar/II/2017. Langkah ini diambil sebagai bentuk sikap tegas Partai Golkar terhadap kadernya yang terlibat dalam kasus narkoba.(t/id/l6*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *