Hingga Kini 100.000 Warga Depok Belum Terima E-KTP

E-KTP

Inilahdepok.id – Di akhir 2016, Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) mengungkapkan bahwa ada gagal lelang dalam penyediaan blanko elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

Masalah ini berdampak pada deadline perekaman di akhir Agustus 2016, ada 100.000 warga Kota Depok hingga kini belum menerima blanko e-KTP. Diketahui, jumlah penduduk Kota Depok saat ini mencapai 2.142.464 jiwa.

Bacaan Lainnya

Sedangkan Ditangkap total wajib KTP 1.571.745 jiwa, dan total kepemilikan e-KTP 1.105.220 jiwa. Presentase kepemilikan e-KTP di Depok baru mencapai sekitar  70,32 persen.

“Ada sekitar seratus ribuan warga yang belum nerima blanko e-KTP, tapi sementara diberikan surat keterangan,” terang Kasi Kerjasama dan Inovasi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Suparta Sarbini.

Suparta menambahkan, soal blanko e-KTP merupakan kewenangan pemerintah pusat. Di bidang Kerjasama dan Inovasi Pelayanan publik ini terus diperbaharui.

Dimana sekarang  masyarakat tidak perlu bingung lagi untuk mengetahui proses pembuatan e-KTP sudah sampai mana. Masyarakat cukup buka website Depok.go.id dan mencari kolom pelayanan kependudukan.

Kemudian masukkan NIK maka seketika akan muncul informasi yang dibutuhkan. Mulai dari e-KTP, akte kelahiran dan juga kartu keluarga (KK).

“Program informasi pelayanan publik terus dibenahi sehingga mempermudah masyarakat maupun petugas,” ungkap Suparta, Kamis (26/01/2017).

Kasi Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Depok, Jaka Susanta menambahkan, sampai saat ini belum ada informasi kapan blanko e-KTP bisa tersedia.

Menurut Informasi Januari ini baru akan di proses dari kementrian. Sekitar 2-3 bulan proses berjalan untuk lelangnya. Barangkali untuk blanko itu bisa siap kemungkinan dipertengahan tahun ini.

Tetapi masyarakat Depok tidak perlu khawatir. Ada surat keterangan e-KTP sementara yang fungsinya sama dengan e-KTP.

“Meski blanko belum ready tapi kan diakhir 2016 sudah dikeluarkan surat keterangan sementara,” tutur Jaka.(vip/id*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *