Polisi Bekuk Pengeruk Brankas Minimarket di Gandul Depok

Ilustrasi

Inilahdepok.id – Ahmad Maulana (19) bersama temannya, Bagus Aldilas (19) membobol brankas sebuah minimarket di kawasan Gandul, Cinere, Depok. Mereka berhasil keruk uang Rp 24 juta dan satu slop rokok.

Kejadian diawali, ketika dua orang tersangka mendatangi minimarket. Di minimarket kedua pelaku yang masih mengenakan helm berbincang dengan pramuniaga yang berjaga.

Bacaan Lainnya

“Kejadiannya sekitar pukul 07.30 WIB. Pelaku menanyakan harga minuman air mineral. Tiba-tiba salah satu pelaku Ahmad Maulana langsung memukul kepala pramuniaga menggunakan helm,” ujar Kapolsek Limo Komisaris Imran Gultom di Malporesta Depok, Kamis 8 Desember 2016.

Merasa tak terima, pramuniga langsung naik pitam hingga terjadilah perkelahian di antara mereka. Korban yang kalah jumlah langsung jatuh tersungkur. Kedua pelaku meminta korban menunjukkan tempat penyimpanan berangkas.

“Di sela-sela itu Ahmad Maulana mengambil sendok dan obeng di wastafel belakang sebelum naik ke lantai atas tempat penyimpanan berangkas,” jelas Imran.

Berhasil mengasak uang puluhan juta didalam berangkas, pelaku kemudian turun ke bawah. Ahmad Maulana sempat meminta maaf sudah melakukan kekerasan terhadap korban.

“Kawannya, sibuk mengambil rokok satu slop yang ada di depan meja kasir,” ungkap Imran.

Imran mengungkap, kasus ini terungkap setelah aksi kedua pelaku terekam CCTV. Meski saat beraksi kedua mengenakan helm. Namun korban mengenali sepatu yang sering dipakai salah satu pelaku.

“Kami analisa ada yang mengenali ciri-ciri pelaku dilihat dari sepatunya. Belakangan, diketahui salah satu pelaku merupakan mantan karyawan minimarket tersebut. Dia baru sekitar seminggu resign,” papar Imran.

Sementara, salah satu pelaku Ahmad Maulana mengaku sudah bekerja selama 1,5 tahun di minimarket tersebut. Dia mengundurkan diri karena tak tahan dengan sistem kerja yang diterapkan perusahaan tersebut.

“Saya tidak dipecat, tapi mengundurkan diri karena capek kerja di sana,”keluh Ahmad dengan menundukan kepala.

Ahmad mengaku, uang hasil curiannya digunakan untuk foya-foya sekaligus membiayai hidupnya sehari-hari.

“Saya baru pake Rp 11 juta aja. Itu juga di bagi dua sama temen,” ucap nya lesu.

Untuk perbuatanya itu, Kedua pelaku kini terancam terjerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.(ctr/id*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *