Jalur Lintas Jalan Provinsi “Raya KSU” Terancam Lumpuh

LUMPUH : Pengendara mobil berusaha menerobos banjir di jalan raya KSU Kp. Serab RRI Kelurahan Tirtajaya Kecamatan Sukmajaya.

Inilahdepok.id- Hujan tak butuh waktu lama, banjir dengan ketinggian setengah meter nyaris menutupi ruas akses jalan lintas Profinsi, Jalan Raya KSU Kp. Serap RRI di Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Menurut Salah satu pengguna jalan, Iswahyudi Ginting (39), dirinya berharap pemerintah kota Depok agar segera turun tangan atas permasalahan banjir tersebut yang tak pernah kunjung dilakukan penanganan, dan Khawatir akibatnya akan melebar ke pemukiman warga khususnya yang dekat dengan lokasi jalan tersebut.

Bacaan Lainnya

Warga yang tinggal di RW 01 Kelurahan Tirtajaya tersebut menilai tidak ada keseriusan pemerintah menangani banjir di kawasan ini, ini jelas terlihat karena hingga kini masih banjir.

“pernah melihat petugas satgas banjir itu pun hanya membersihkan sampah saja,”terang pria bertubuh kurus tersebut.

Kata dia, tak jarang kendaraan mogok bahkan harus memutar balik akibat tidak bisa menerobos banjir karena kondisinya  mencapai setengah meter. Dalam hal ini peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan selain pemerintah.

Menyikapi hal tersebut, Lurah Tirtajaya,  Ayi Mukarom, mengatakan pihaknya memang sampai saat ini lagi berupaya berkoordinasi dengan Dinas terkait perihal rekomendasi  untuk segera dibuat gorong-gorong saluran pembuangan air, ini sebagai upaya mengatasi permasalahan banjir di jalan tersebut. Karena ruas jalan yang letaknya di lingkungan RW 05, letaknya persis di depan perumahan rakyat madani merupakan akses jalur lintas profinsi yang fungsi saluran  pembuangan air belum maksimal.

Menurut dia,  masalah banjir ini memang harus  disegerakan dan langkah untuk memasang gorong-gorong dinilai sangat tepat, yang nanti akan dialirkan ke kali Kumpa.

Disisi lain yang terpenting pihak lingkungan RW/RT dan tentunya LPM Kelurahan jangan menutup mata, harus juga berupaya mengajukan melalui usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) agar pemasangan gorong-gorong dapat dilaksanakan tahun ini meskipun kata dia, hal ini telah diusulkan melalui musrenbang tingkat kelurahan, tapi untuk pelaksanaan tahun 2017.

” Ini masuk bencana, wajar pemasangan gorong-gorong menjadi prioritas dan jangan ditunda ,” tegasnya saat dihubungi wartawan inilahdepok.id. (po/id).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *