Menghina Presiden, Ahmad Dhani Nodai Aksi Umat Muslim

aksi demo 4 november

Inilahdepok.id – Musisi Ahmad Dhani dinilai telah menodai aksi damai yang digelar ratusan ribu umat Islam pada 4 November kemarin.

Orasi Dhani yang menghina Presiden Joko Widodo, dinilai sangat tidak etis. Apalagi dilakukan di hadapan kaum muslim, termasuk para ulama dan habaib.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Relawan Satria Pandawa (Tim Pemenangan Jokow-JK di Pilpres 2014), Totok Towels ketika menyikapi beredarnya video penghinaan kepada Presiden yang dilakukan Dhani.

Towels menegaskan, penyampaian aspirasi tentunya sah-sah saja dilakukan warga negara karena jelas dijamin konstitusi. Tapi, ketika hal itu melenceng dari norma hukum dan etika, maka, wajib ditindak.

“Sekarang saya tanya, orasinya itu berakhlak atau tidak? Presiden itu kepala negara, apa pantas dikatai-katai kasar sampai keluar binatang,” ujar dia kepada Inilahdepok.id, Selasa (8/11).

“Sungguh disayangkan, disaat aksi kaum muslim dikotori ulah Ahmad Dhani. Apalagi dia calon pemimpin, saya tidak habis pikir,” sambung dia.

Towels mengungkapkan, Dhani mestinya mencontoh para ulama dan habaib. Sebagai tokoh panutan, mereka menyampaikan orasi yang santun dan beretika.

“Dia (Ahmad Dhani) gak mikir, orasi itu substansinya membakar semangat optimisme massa, bukan memprovokasi apalagi menebar kebencian,” tegasnya.

Pria penggemar berat sosok Soekarno itu meminta aparat tegas mengusut tuntas kasus pentolan Dewa 19 tersebut.

“Biar jadi pembelajaran buat yang lain. Dhani harus diproses secara hukum,” cetus Towels.

Saat, ditanya apakah relawan yang dikomandoinya bakal melaporkan Dhani ke pihak berwajib, dia menyebut langkah itu sudah dilakukan para rekan sejawatnya.

“Kemarin beberapa temen relawan sudah melaporkan. Kami dukung dan ikut mereka. Relawan Satria Pandawa akan mengawal sampai tuntas,”pungkasnya.(ole/tt/ID)

LEAVE A REPLY