Depok Ingin Tambah PNS Untuk Atasi Pungli

    Walikota Depok - Muhammad Idris

    Inilahdepok.id РWalikota Depok Muhammad Idris berpendapat lain terkait maraknya aksi pungutan liar atau pungli di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, salah satu faktor penyebab pungli adalah kurangnya jumlah pegawai negeri sipil (PNS).

    Idris menduga, praktik pungli di lingkungan pemerintahan dilakukan oknum yang bukan berstatus PNS.

    “Pungli sangat terkait juga dengan hal lain. Salah satu contoh kurangnya tenaga PNS untuk melayani warga,” kata Idris.

    Untuk itu, ia menilai perlu adanya penambahan PNS di berbagai daerah, termasuk Kota Depok.

    Sampai saat ini PNS di kota berikon belimbing tersebut hanya sekira 8 ribu PNS. Tentunya, hal ini jauh dari kebutuhan untuk melayani sekira 2,1 juta jiwa penduduk Kota Depok.

    “Kami membutuhkan 13 sampai 14 ribu PNS,” ujar Idris.

    Selama ini, kata dia, pihaknya mensiasati dengan menarik tenaga sukarela. Tujuannya agar warga Depok tetap mendapatkan pelayanan dengan baik.

    Tetapi, yang perlu diperhatikan yakni secara aturan Kemendagri dijelaskan insentif sukarelawan tidak boleh menggunakan APBD. Di situlah, celah bagi oknum non-PNS untuk melakukan pungutan liar kepada warga.

    “Darimana kami memberikan insentif kepada mereka. Jangan-jangan pungli dari situ. Saya akan pelajari itu,” jelas Idris.

    Dia menegaskan akan memberi sanksi tegas kepada pegawai yang melakukan pungutan liar.

    “Kalau memang pungli masih ada, silakan laporkan ke kami, kami akan evaluasi,” tutur Idris.(id/L**)

    LEAVE A REPLY