KPUD Depok Anggarkan Rp 35,2 Miliar untuk Pilgub Jabar

    Agen Sosialisasi Berperan Sukseskan Pilgub Jabar

    Inilahdepok.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok, Titik Nurhayati mengatakan, pihaknya tidak dilibatkan dalam helatan Pilkada  DKI Jakarta 2017 di perbatasan Depok dan Jakarta. .

    “Gak ada intruksi dari pusat membantu Pilkada DKI Jakarta. Karena adminisrasinya  berbeda,” kata Titik di kantor KPUD Depok, Jalan Kartini, Pancoranmas, kepada inilahdepok.id

    Namun menurut Titik, warga Depok yang ber-KTP Jakarta perlu diberikan informasi sosialisasi ke  para calon gubenur dan wakil gubenur. Sebab, bila tidak ada sosialisasi mereka tidak mengetahui.

    “Secara faktual banyak warga Depok ber-KTP Jakarta. Saya berharap mereka (KTP)  Jakarta tinggal di Depok tidak ketingalan informasi sosialisasi Pilgub. Dan info itu sampai ke warga,”  katanya.

    Ia menerangkan, KPUD Depok saat ini tengah mempersiapkan Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2018. Pihaknya sekarang sedang mencermati dana anggaran yang harus disahkan di 2016.

    “Kita sudah rapat dengan KPUD Jabar. Sudah dicanakan anggaranya. Namun, Kita masih merinci ada beberapa anggaran yang dicermati lagi.,” terang Titiek.

    Dalam proses ini, nantinya apakah anggaranya bertambah atau berkurang.

    Anggaran Pilgub Jabar, kata dia,  merupakan anggaran dari APBD Provinsi Jabar. Lebih lanjut, tutur Titiek,  anggaran yang sudah dirincikan sementara berkisar Rp 35,2 miliar.

    “Tapi Ini belum fix. Kita masih mencermati anggaran apakah harus ditambakan atau dikurangi. Supaya nantinya saat ditetapkan anggaranya oleh KPUD Jabar tidak ada lagi keluhan. Rencana pengesahanya, sekitar awal bulan Oktober,”   ujarnya.

    Titi menambahkan, tagapan pelaksanaan dan sosialisasi direncanakan sudah mulai di Agustus 2017.  Kata dia tahapan persiapan dengan stekholder terkait dalam pelaksaan Pilgub Jabar nantinya.

    “Sebelumnya anggaran Pilkada Depok 2015. Sebesar Rp44,7 miliar,” Titi menutup. (ctr/id)

    LEAVE A REPLY