Pemkot Depok Belum Kelola Objek Wisata Secara Optimal

Pemandangan studio alam TTVRI kota depok

Inilahdepok.id -Banyak tempat objek  wisata di Kota Depok untuk menghibur warganya dan dimanfaatkan penambahan pendapat asli daerah (PAD). Namun, hal itu belum dikelola secara optimal.

“Karena belum diintervensi secara anggaran oleh Pemkot Depok,” kata Ketua Komisi B DPRD Depok, Mohammad HB, kepada inilahdepok.id

Bacaan Lainnya

Dirinya menyebutkan ada 25 situ yang tersebar di 11 kecamatan. Bahkan, ada beberapa sudah dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat, dengan pembentukan kelompok kerja (Pokja).

“Ini bisa dimanfaatkan sebagai objek wisata lokas di Depok,” katanya.

Maka dari itu, Komisi B kini sedang membuat Perda terkait pariwisata. Nantinya perda ini juga bisa memanfaatkan dan menyelamatkan situ -situ yang ada di Depok.

“Bisa sebagai konservasi alam atau penyerapan air. Itu dapat terjaga dengan baik. Juga menjadi salah satu destinas wisata alam di Depok,” paparnya.

Sementara anggota Komisi B DPRD Depok, Hermanto mengatakan, Depok belum memiliki objek wisata. Malah yang ada milik swasta atau pribadi

“Contohnya di kubah mas. Kita menetapkan stan atau ruko memperkenalkan produk Depok harus bayar,” kata Hermanto.

Maka dari itu, senada dengan ketua Komisi B,  kata Hermanto,  pihaknya sedang mendorong pembentukan perda pariwisata di Depok. Agar objek wisata di Depok itu jelas dan dapat dinikamati oleh masyarakatnya.

“Bisa dimanfaatkan situ dijadikan objek wisata. Tempat itu bisa dijadikan tempat hiburan, dan dibuat seperti pentas seni. Karena di Depok banyak warga dari berbagai suku,” katanya.

Selain itu kata Hermanto Pemerintah pusat sudah memberikan kesempatan bagi Pemkot Depok untuk mengelola objek wisata. Bahkan, ada bantuan untuk itu.

“Tapi apakah pemkot sendiri ingin mengajukan atau tidak ?. Soal dana, sudah pasti butuh dana. Persoalanya harus merencanakan yang matang  terlebih dahulu. Dan baru disusun, kalau mengandalkan anggaran ABPD, tukang becak saja bisa jadi pemimpin,”

Lebih lanjut, selama ini Pemkot belum pernah mengandeng pihak swasta untuk bekerjasama. Kerjasama dalam hal pembangunan infrastruktur

“Setahu sya pemkot belum pernah mengandeng pihak ketiga. Padahal itu bisa dimanfaatkan untuk menghemat APBD,”  pungkasnya(ctr/id)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *