BPPD DPRD Kota Depok Kunjungi Kementrian Pariwisata

setu pengasinan kota depok

Inilahdepok –  Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD  Kota Depok terus berupaya memaksimalkan wisata alam di Kota Depok. Dengan mengunjungi Dikrektorat Kementrian Pariwisata di Jakarta.

Kunjungan yang dimaksud untuk mengetahui tentang pengembangan pariwisata di daerah Kota Sejuta Belimbing ini.

“Apalagi DPRD Depok sedang menginisiasi hadirnya regulasi.  Yang berkaitan dengan pengelolaan potensi pariwisata alam,” kata Ketua BPPD, Farida Rachmayanti, kepada Inilahdepok.id

Dari hasil kunjungan itu,  BPPD DPRD Depok, mendapatkan arahan agar menyusun  Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPD).

“Kami  berkunjung ke sana diterima oleh  Ramlan Nasrullah sebagai  Kabag Perencanaan dan Keuangan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata RI. Beliau mengarahkan agar Depok, terlebih dulu menyusun regulasi yang berkaitan dengan RIPPDA,” papar dia.

Ia mengatakan, destinasi pariwisata  disesuaikan ketetapan. Nantinya secara berurutan tertuang di peraturan daerah (Perda) yang akan dibahas.

“Potensi alamnya ada situ, taman hutan raya, wisata agro, sungai, dan potensi ikan hias,” katanya.

Lebih lanjut dia, mengatakan, pengelolaanya mengedepankan konservasi. Sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan alam.

Selain itu, kata dia di rencana peraturan daerah (Raperda) yang diajukan Komisi B DPRD Kota Depok. Sudah memuat usulan yang berkaitan dengan perencanaan pembangunannya dan penyelengaraannya.

Tapi, dalam proses ini kata Farida ada yang menarik. Yaitu adanya peluang dana alokasi khusus, terkait pengembangan destinasi wisata alam.

“Kementerian membuka peluang ajuan dana penataan kawasan pariwisata. Dimana dana alokasi khusus itu untuk kegiatan pembangunan pusat informasi pariwisata dan pembangunan ruang ganti atau toilet. Untuk revitalisasi sarana pendukung destinasi wisata, seperti plaza kuliner, tempat ibadah,  kios cindera mata, dan lain-lain,” jelasnya.

Selain itu, anggaran yang disediakan berkisaran Rp500 juta hinga Rp 2,5 miliar. Ia pun berharap organisasi perangkat daerah dapat menindaklanjut peluang ini.

” Dananya untuk satu destinasi,” ucap dia.

Sementara anggota BPPD DPRD, Yuni Indriani, mengatakan, pihaknya sedang berusaha menjadikan Depok memiliki destinasi wisata dengan macam daya tarik oleh warga luar.

“Di Depok ada jalan pemuda, jembatan Panus, Sungai Ciliwung dan Kubah Emas.  Tapi kita BPPD Depok akan menyusun RIPPDA-nya terlebih dahulu dan perda oleh BPPD, lalu langsung dibarengkan atau diseinergikan,” kata Yuni. (ctr/id)

LEAVE A REPLY