Jalan Pitara Raya Depok Gelap dan Rawan Longsor Berbahaya

Ilustrasi:Suasana Jalan Tenjo yang sangat kurang penerangan

Inilahdepok.id – Ancaman bahaya longsor, ternyata tidak hanya ada di Jalan Tanah Baru, Kecamatan Beji. Namun, di Jalan Pitara Raya, Kelurahan / Kecamatan Pancoranmas juga rawan terjadi bahaya longsor.

Masalahnya masih sama, yakni di Jalan Raya tidak adanya turap di tebing jalan yang memang berbatasan langsung kali yang langsung menuju Kali Krukut tersebut. Jalan Pitara Raya tersebut, adalah jalan yang menjadi perbatasan antara Kelurahan Pancoranmas dengan Kelurahan Rangkapanjaya.

Ketua RT 01/19 Kelurahan Rangkepanjaya, Manto mengatakan, kondisi tebing sudah sangat membahayakan untuk pengendara yang melewati jalan tersebut, karena hanya di batasi oleh kayu pembatas yang tidak begitu kuat.

Karena itu, jika hujan deras datang, dikhawatirkan akan mengikis pelan-pelan tebingan tersebut, dan lama kelamaan akan terjadi longsor. Wilayahnya RW19, Kelurahan Rangkepanjaya, bersebrangan langsung dengan RW19, Kelurahan Pancoranmas.

“Kondisi tebing bantaran sungai memang belum permanen jadi rawan longsor. Apalagi, sekarang hujan sering turun, membuat tebing bantaran sungai terus tergerus air,” ujarnya

Tidak hanya karena hujan saja Jalan Raya Pitara tersebut menjadi berbahaya. Tetapi, memang karena antara bibir kali dengan jalanan tidak ada selisih jarak., jika ada kendaraan berat yang melintas di jalan tersebut, menimbulkan getaran dan menyebabkan tanahnya terkikis.

Bahkan, di jalan tersebut juga minim penerangan jalan umum (PJU), suasana gelap sehingga pengendara yang melintasi Jalan Raya Pitara harus lebih was-was karena kondisi jalan yang gelap.

“ Semoga Pemkot Depok cepat tanggap atas masalah ini. Jangan sampai menunggu jalan amblas, baru ada tindakan. Lebih baik mengantisipasinya terlebih dahulu,” pungkasnya.(**)

 

LEAVE A REPLY