Adian Napitupulu: Partai Golkar Paceklik Kader

Inilahdepok.id – Politikus PDI Perjuangan, Adian Napitupulu menganggap sikap partai Golkar yang sudah memutukan bakal mendukung Jokowi di Pilpres 2019 mendatang, dinilai adalah hal lumrah.

Menurut Adian, cara tersebut adalah cara terakhir, karena saat ini Golkar tengah mengalami paceklik kader.

Dengan kata lain, tak ada kader Golkar yang layak dicapreskan atau dicawapreskan.

“Jadi mau tidak mau mendukungan Presiden yang sudah dicalonkan atau kader PDIP,” kata Adian, kemarin.

Selain itu, dia menilai, pencapresan Jokowi oleh Golkar sebagai pengakuan Golkar terhadap kemampuan Jokowi.

“Artinya secara kapasitas, kapabilitas, kemampuan di atas rata-rata kader Golkar pada umumnya. Mau tidak mau, dengan besar harti Golkar mendukung Jokowi,” pungkasnya.

Adapun Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan tak ingin berpolemik lebih jauh soal manuver Golkar.

Hasto menegaskan, banyak pihak menyebut manuver ini terlalu jauh dan bisa mengganggu kerjaan Presiden.

Di sisi lain, kata dia, pihaknya mengapresiasi ketika setiap kekuatan politik memberikan dukungan kepada Jokowi untuk Indonesia yang lebih baik.

Soal “politik baliho” yang ditunjukkan Golkar, Hasto bilang, tentu saja berbeda dengan gaya politik PDIP. Kata dia, gaya politik PDIP adalah hadir melalui karya konkret di tengah rakyat, untuk membantu dan membangun rakyat agar hidup lebih baik. Bukan politik elite.

“Karena itulah politik kami bukan politik spanduk atau baliho. Politik kami adalah memperkuat wajah kerakyatan partai,” kata Hasto, di Jakarta, kemarin.

Dalam politik seperti itu, lanjut dia, PDIP menghadirkan Jokowi bukan dalam spanduk, tapi dalam kebijakan yang dapat dirasakan rakyat.

“Ketika pemimpin hadir bersama rakyat, menangis dan tertawa bersama rakyat, maka rakyat pun akan menyatu dengan pemimpinnya,” tuturnya.(tt/ole/jp)

LEAVE A REPLY